Faktor yang Mempengaruhi Pemisahan Magnet

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemisahan magnet. Ada berbagai magnet dan cara di mana filter magnetik dan pemisah dapat dikonfigurasi dalam desain produk. Bahkan, ada lebih banyak kinerja mereka daripada hanya kekuatan atau gradien medan magnet. Dengan mengetahui faktor yang mempengaruhi pemisahan magnet, kita akan mengerti cara kerja magnetic trap.

Misalnya, ukuran dan desain ruang aliran, luas permukaan total zona pemuatan magnet, dan jalur aliran dan waktu tinggal dari minyak adalah faktor desain yang penting. Faktor-faktor ini mempengaruhi tingkat pemisahan, ukuran partikel yang dipisahkan dan kapasitas total partikel yang ditahan oleh pemisah.

Gaya magnet yang bekerja pada suatu partikel sebanding dengan volume partikel, tetapi tidak proporsional dengan diameter partikel (gaya magnet bervariasi dengan kubus diameter partikel). Misalnya, partikel dua mikron delapan kali lebih tertarik ke medan magnet daripada partikel satu-mikron. Ini berarti partikel feromagnetik besar secara tidak proporsional lebih mudah dipisahkan dari cairan dibandingkan partikel yang lebih kecil.

Bahan yang paling mudah tertarik dengan magnet adalah partikel yang terbuat dari besi dan baja, sedangkan oksida besi merah (karat) dan baja paduan tinggi (misalnya, baja tahan karat) adalah partikel yang sulit tertarik ke medan magnet. Sebaliknya, beberapa senyawa nonferrous seperti nikel, kobalt dan keramik tertentu diketahui memiliki daya tarik magnet yang kuat. Bahan yang tidak bisa diambil dengan magnet (seperti aluminium) disebut zat paramagnetic.

Ada juga kekuatan yang bersaing yang menahan pemisahan partikel dari fluida. Salah satu gaya tersebut adalah kecepatan oli yang menanamkan inersia dan drag kental pada partikel ke arah aliran fluida. Tergantung pada desain filter magnetik, kecepatan fluida dapat mengirim partikel pada lintasan ke arah atau menjauh dari medan magnet atau mungkin dalam arah tangensial.

Tarik magnet meningkat dengan faktor delapan ketika diameter partikel berlipat ganda, sedangkan drag kental bersaing hanya melihat 2X multipel. Ini lebih lanjut menekankan fakta bahwa partikel yang lebih besar lebih mudah dipisahkan daripada partikel kecil, bahkan dalam lingkungan yang cukup menyeret kental.

Efisiensi penangkapan partikel oleh teknologi magnetik dapat dipersempit ke faktor-faktor fundamental ini:

  1. Partikel yang paling mudah dipisahkan berukuran besar (100 mikron vs. 5 mikron) dan sangat bermagnet (misalnya, besi dan baja paduan rendah).
  2. Kondisi fluida yang paling memudahkan pemisahan partikel magnetik adalah viskositas minyak rendah (ISO VG 32 vs ISO VG 320 misalnya) dan laju alir oli rendah (2 GPM vs 50 GPM). Bahkan partikel-partikel satu mikron yang sangat kecil dapat dipisahkan dari minyak jika kedua kondisi fluida ini ada bersamaan.
  3. Filter magnet yang paling efektif menggunakan magnet fluks tinggi dan disusun sedemikian rupa sehingga medan magnet dengan gradien tinggi berkembang.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi pemisahan magnet.